Archive for December 31, 2011
Summary : Ario Arief Iswandhani (President of UNDIP SC AAPG 2011) As YOUTH PEACE AMBASSADOR – PENANG MALAYSIA
YOUTH PEACE AMBASSADOR –PENANG MALAYSIA
How to build peace geopolitical condition to bring peace at the world
Sponsored by : UNESCO BANGKOK
Youth Peace Ambassador (YPA) 2nd Workshop Penang-Malaysia 28 November – 5 Desember 2011, adalah salah satu acara international yang di dukung oleh UNESCO untuk membuat suatu iklim perdamaian di dunia. Acara ini diikuti oleh semua delegasi dari beberapa benua diantaranya adalah Asia, Afrika, Australia, Eropa dan Amerika. Acara ini diadakan setiap tahun, dan ini merupakan tahun kedua di Penang Malaysia setelah dari Hiroshima Japan pada tahun sebelumnya. Banyak yang dibahas didalam acara ini selama 6 hari pada 28 November – 6 Desember 2011 yang bertempat di University Sains Malaya Penang-Malaysia.
Salah satu topik yang dibahas oleh kandidat YPA adalah mengenai “how to build peace geopolitical condition to bring peace at the world’, ditopik ini dbahas mengenai bagaimana kondisi potensi sumberdaya di setiap negara dapat berubah menjadi suatu kondisi politik yang dapat berakibat peperangan, salah satunya adalah kondisi kebutuhan minyak dan gas bumi di dunia yang terus meningkat, sehingga mengakibatkan peperangan untuk mendapatkannya. Isu yang ditunjukan adalah inflasi Amerika ke negara-negara timur tengah yang kaya akan minyak bumi, seperti irak, iran, libya dan negara timur tengah lainnya yang saat ini sedang mengalami konflik yang rumit.
Sehingga disini setiap negara memberikan solusi bagaimana agar hal ini juga tidak terjadi di seluruh negara di dunia. Salah satunya adalah dengan memanajemen kebijakan penggunaaan minyak dan gas bumi disetiap negara. Memperkirakan penggunaaan dan cadangan serta terus melakukan eksplorasi untuk meningkatkan sumberdaya minyak dan gas bumi di setiap negara. Hubungan diplomasi negaranegara pengekspor migas (OPEC) juga harus tetap dikendalikan, agar harga minyak tetap stabil sehingga dengan adanya kontrol dari negara-negara tersebut diharapkan dapat membawa perdamaian kondisi geopolitik di dunia. Selain konferens, acara ini juga ada trip ke George Town dan Kedah Malaysia.
APOGCE 2011
Asia Pasific Oil and Gas Conference Exhibition (APOGCE) 2011 adalah konferensi tahunan internasional di bidang perminyakan yang diadakan selama 3 hari dengan tujuan menumbuhkan “BUSINESS AND TECHNOLOGY INNOVATION TO ENSURE SUSTAINABLE” pada oil dan gas industries di Asia Pasifik. Pada tahun ini acara diselenggarakan oleh Indonesia sebagai tuan rumah di Jakarta Convention Center. Acara ini disponsori oleh perusahaan migas besar di Asia Pasifik, seperti Chevron, British Petroleum, ExxonMobil, Sclumberger, Halliburton, Total EP, Pertamina, Medco Energi, Petronas, PTTEP, Star Energy dan Petronas.
Konferensi ini adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh Society Petroleum Engineer (SPE) Internasional dan bekerjasama dengan organisasi migas nasional yaitu Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) dimana para delegasi dituntut memiliki skill, pengetahuan dan inspirasi untuk mengembangkan pengetahuan dan teknologi dibidang minyak dan gas bumi, terutama kemampuannya dalam inovasi menciptakan peluang bisnis khususnya pada perindustrian dunia migas dalam pembangunan berkelanjutan (sustainable development).
Dalam acara Asia Pasific Oil and Gas Conference Exhibition (APOGCE) 2011 merefleksikan tujuan dari Society Petroleum Engineer (SPE) Intl, sebuah organisasi yang mempunyai komitmen pada perkembangan inovasi bisnis dan teknologi dalam dunia global, bersama perusahaan yang termotivasi dan proaktif dan fokus dalam menyelesaikan isu seputar perubahan kondisi migas di wilayah regional Asia Pasifik yang merupakan salah satu konsumen dan produsen terbesar di dunia. Konferensi ini menjadi titik utama dari konferensi November tahun ini dalam International Petroleum Technology Conference di Bangkok Central World-Thailand dimana seluruh Perusahaan migas di dunia akan membuat kesepakatan untuk diterapkan dalam perkembangan dunia migas di dunia.
Untuk menjadi delegasi ini haruslah aktif dan mengerti dalam isu migas di internasional. Untuk mengetahui hal tersebut maka salah satunya delegasi perlu ikut organisasi perminyakan seperti SPE, AAPG dan IATMI. “Dari Indonesia terdapat beberapa mahasiswa dari beberapa Universitas yang berbeda untuk berpartisipasi aktif diserangkaian acara Asia Pasific Oil and Gas Conference Exhibition (APOGCE) 2011. Selain Undip mahasiswa tersebut berasal dari Universitas Indonesia, Unpad, Trisakti, ITB, UGM, UPN dan STT Migas Balikapapan. Ditunggu partisipasinya teman2 di APOGCE tahun depan di Perth Australia, info bisa di search di google : apogce 2012 perth.






